Media Leaflet Sebagai Sarana Informasi
Media leaflet Sebagai Sarana Informasi
Oleh Frisca Fitria Fricilia
Faktor bentuk mempunyai pengertian yang luas, tidak hanya berkisar pada bentuk persegi, bulat, lonjong dan sebagainya, tetapi juga termasuk ukuran dan bahan, dalam pembuatannya perlu berpedoman pada rumusan 3F, yaitu Fungsi, Format, Frame, tujuannya agar sebaran dapat segera dikenali, diambil dan langsung dibaca. Dari beragam bentuk dan peristilahan sebaran informasi (brosur dan leaflet) memiliki fungsi yang sama yakni sebagai ajang promosi, serta untuk menarik minat (to persuade), untuk memberitahukan (to inform) dan untuk
mempengaruhi (to influence).
Bentuk brosur sering terlihat seperti buku berukuran kecil, brosur memiliki sampul, halaman judul, dijilid, dan memiliki jumlah halaman lebih banyak dari leaflet. Brosur juga didesain agar menarik perhatian, dan dicetak di atas kertas yang baik dalam usaha membangun citra yang baik terhadap layanan atau produk tersebut. Sedangkan leaflet adalah berbentuk satu lembar kertas lepas dengan ukuran A4 (210 X 297 mm), leaflet adalah sebuah terbitan dari lembar kertas yang dilipat, di dalamnya berisi informasi dengan berbagai cetakan dan lay out yang menarik atau berupa selembar kertas di bawah ukuran A4 yang tercetak satu sisi atau keduanya.Informasi/pesan dalam brosur ditulis
dalam bahasa yang ringkas, agar mudah
dipahami dalam waktu singkat. Brosur memuat informasi atau penjelasan tentang suatu produk, layanan, fasilitas.
Dengan membaca brosur diharapkan
sasaran tergerak hatinya untuk mencoba
informasi yang disampaikan dan pada
akhirnya dapat menerapkannya. Brosur dan
leaflet pertanian disusun sesuai dengan teknik
penulisan ilmiah popular, sehingga dalam
menulis perlu memperhatikan langkah dan
teknik penulisan ilmiah populer yaitu :
pemilihan tema, pengujian kelayakan topik,
pengumpulan bahan informasi, analisis
validitas, dan keandalan informasi. Penyajian
teknologi baru sebaiknya didahului dengan
teknologi lama atau yang sedang diterapkan,
maksudnya agar pembaca mengetahui dengan
pasti adanya suatu perkembangan. Misalnya
pengembangan komoditas yang disarankan
untuk wilayah tertentu didahului dengan
keragaan komoditas yang bersangkutan
sebelum ada pengembangan.
Pengenalan varietas baru perlu ditonjolkan keunggulannya dibandingkan varietas lama. Sedangkanleaflet pertanian berisi informasi yang ditujukan untuk membangkitkan keinginan sasaran dan teknologi praktis atau informasi lain yang dapat mendorong tumbuhnya minat pada diri sasaran untuk ingin tahu lebih lanjut
Komentar
Posting Komentar